Fitur MIL Pada Motor Honda, Fungsi Dan Cara Membacanya

Speedometer


Bimocorner-ada yang pernah mendengar kata MIL pada sepeda motor merek Honda ? Nah kalau belum pernah, pada artikel ini kita akan belajar bersama tentang MLI, mulai dari fungsi hingga cara membacanya.

Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin maju, dimana teknologi benar-benar masuk kedalam setiap lini kehidupan manusia. Termasuk moda transportasi seperti sepeda motor yang semakin canggih dari waktu ke waktu.

Memaksa para pabrikan berlomba untuk menyajikan fitur-fitur kekinian dalam produk mereka. Salah satunya adalah PT Astra Honda Motor yang mengaplikasikan sebuah fitur bernama malfunction indicator lamp (MIL).

Dari namanya saja, mungkin sudah tertebak kalau fitur ini erat kaitannya dengan deteksi sistem erorr pada motor Honda. Penggunaan MIL akan membantu baik bagi konsumen maupun para mekanik bengkel.

Manfaat MIL untuk pengguna tentu untuk menjadi pengingat awal bahwa motornya tengah mengalami trouble, sehingga mereka bisa segera membawanya ke bengkel untuk dilakukan pengecekan dan juga perbaikan.

Sementara untuk mekanik, MIL sangat berguna membantu diagnosa cepat sebuah kerusakan motor. Dengan cara melihat berapa kali kedipan lampu, mekanik dapat segera mengerti kerusakannya ada dibagian apa.

Sistim MIL memang mengandalkan kedipan lampu pada panel speedometer. Namun, fitur yang hanya dimilili oleh motor dengan sistem HSTC seperti Honda PCX160 tipe ABS, XADV dan Forza  ini, tidak bisa sembarangan dibaca.

Minimal butuh pemahaman tentang cara bacanya, nah penasaran kan bagaimana cara membaca MIL ? Oke, kita sama-sama simak penjelasannya dibawah ini :

1 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak segera diatasi akan menimbulkan akselerasi kurang baik dan performa mesin pun tidak maksimal pada putaran atas.

7 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor temperatur mesin atau biasa disebut Engine Coolant Temperature (ECT) Atau Engine Oil Temperature (EOT). Akibat dari hal ini dapat membuat mesin agak susah dihidupkan pada saat mesin kondisi dingin.

8 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal.

9 Kedipan

Menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor Intake air temperature (IAT). Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus.

11 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS) tidak akan berfungsi.



12 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

21 Kedipan

Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem O2 sensor (Oxigen sensor). Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi gas buang dan kondisi pembakaran mesin. Akibat yang ditimbulkan mesin sulit dihidupkan dan terdapat suara letupan pada knalpot.

29 Kedipan

Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem Intake Air Control Valve (IACV) yang membuat putaran stationer tidak stabil, mesin sulit dihidupkan dan boros bahan bakar.

33 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem Engine Control Module (ECM) yang merupakan sumber dari seluruh pengaturan sistem PGM-FI. Akibatnya sepeda motor tidak dapat dihidupkan.

52 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor crankshaft position (CKP) sehingga sepeda motor tidak dapat dihidupkan.

54 Kedipan

Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem sensor bank angle. Sensor ini berfungsi untuk mematikan mesin ketika sepeda motor terjatuh atau mengalami kemiringan hingga 60 derajat dengan toleransi + 5 derajat, dalam waktu 5 detik. Namun sepeda motor tetap bisa di hidupkan kembali dengan mematikan kunci kontak terlebih dahulu kemudian dihidupkan kembali.

67 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada sistem Honda Selectable Torque Control (HSTC) terkait putaran roda depan dan belakang yang dibaca oleh ECM. Sensor ini bekerja ketika sepeda motor dalam kondisi diam dengan standar tengah, kemudian dinyalakan dan tuas gas dibuka selama 20 detik, maka bila terdeteksi masalah, MIL pun akan berkedip. Kode ini hanya muncul pada sepeda motor yang memiliki sistem HSTC seperti Honda PCX160 tipe ABS, XADV dan Forza.

Sebagai contoh untuk melakukan pembacaan kedipan MIL ialah sebagai berikut; apabila MIL pada Honda Scoopy berkedip panjang dalam satu kali kemudian dilanjutkan dengan dua kedipan cepat maka akan dihitung sebagai 12 kedipan. Lalu dapat diindikasikan bahwa sepeda motor tersebut mengalami potensi gangguan pada sistem injector.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan MIL merupakan teknologi terpadu dari PGM-FI untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. Sehingga perbaikan yang dilakukan lebih efektif.

“Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda pun dapat diketahui oleh konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju AHASS terdekat agar sepeda motor kesayangannya dapat ditangani dengan tepat oleh teknisi AHASS,” ujar Endro.

Baca Juga : Kenapa Honda Lebih Nyaman Pada Jalan Lurus Sementara Yamaha Di Manuver ?

Terakhir, cakep tenan ya mazbroo motor jaman now, sudah tidak perlu lagi ngotak-ngatik sana-sani untuk cek trouble. Tinggal lihat lampu indikator untuk bisa menentukan masalahnya, namun perlu dicatat adalah MIL ini membaca sensor, jadi jika yang kena adalah Aktuator, tetap wajib cek fisik.